SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI (STIE)

DAHANI DAHANAI BUNTOK

Alamat : Jl. Cut Nyak Dien No. 09A Buntok-Kalimantan Tengah      
Struktur STIE Dahani Dahanai

Pengelola STIE Dahani Dahanai Buntok

Harlina Kurniaty, S.Hut, MAP

Wakil Ketua Bidang Akademik

Valentino Rahaman, SE, MM

Wakil Ketua Bidang Administrasi Umum dan Keuangan

Selvanus, SE, MM
Selvanus, SE, MM

Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan

Sri Wahyunawaty, S.Hut, MM
Sri Wahyunawaty, S.Hut, MM

Ketua Unit Penjamin Mutu

M Emil salim Nugraha, SE, MM
M. Emil Salim Nugraha, SE, MM

Ketua Jurursan Manajemen

Musanif Effendy, S.Pd

Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Edi Chandra, SE

Kepala perpustakaan

Yhesi Yusitasari
Yhesi Yuwitasari, SE

Ketua Bagian Keuangan

Siti Hamiyah, SE
Siti Hamiyah, SE

Staf Bagian Keuangan

Norsilah, SE

Staf Bagian Administrasi Akademik

Ayu, SE
Ayu, SE

Staf Unit Penjamin Mutu

Haris Pratama Riwanto
Haris Pratama Riwanto

Staf Laboraturium

MUHAMMAD RIVAL AKBARI, S. Kom

Staf Informasi dan Teknologi

Aryadhi Depung, SE
Ariyadi Depung, SE,

Bagian Rumah Tangga

M. Rahmadhani
M. Ramadhani

Bagian Rumah Tangga

  1. Badan Penyelenggaraan  Pendidikan  STIE Dahani Dahanai adalah Yayasan  Pembina Pendidikan Dahani Dahanai (Yayasan).
  2. Komposisi pengurus Yayasan,  rincian  tugas  dan  ketentuan  lain  yang berkaitan dengan  Badan  Penyelenggara  diatur  sesuai  ketentuan  perundang-undangan, anggaran dasar, dan anggaran rumah tangga Yayasan.
  3. Badan Penyelenggara terdiri dari :
    1. Pembina;
    2. Pengurus:
      1. Ketua;
      2. Sekretaris;
      3. Bendahara
    3. Pengawas;
  4. Yayasan memiliki wewenang dan tugas sebagai berikut:
  5. menetapkan Statuta STIE Dahani Dahanai dan peraturan kepegawaian;
  6. menetapkan kebijakan umum STIE Dahani Dahanai;
  7. mengesahkan rencana induk  pengembangan,  rencana  strategis,  rencana kerja, anggaran semester; dan anggaran bulanan;
  8. mengesahkan kode etik;
  9. mengangkat dan memberhentikan Ketua;
  10. melaksanakan pengawasan   dan   pengendalian  umum  atas  pengelolaan  nonakademik STIE Dahani Dahanai.
  11. melakukan penilaian terhadap kinerja Ketua;
  12. menetapkan penerimaan, pengangkatan, dan pemberhentian pegawai;
  13. menetapkan gaji,  tunjangan,  honorarium,  bonus,  dan  imbal  prestasi  bagi pegawai;
  14. menetapkan pengembangan dan pengadaan sarana dan prasarana;
  15. menetapkan pangkat/golongan pegawai;
  16. membuat keputusan   tertinggi  terhadap   permasalahan  yang  tidak   dapat diselesaikan oleh Senat dan Ketua;
  17. membina jejaring dengan institusi dan/atau individu di luar STIE Dahani Dahanai; dan mengembangkan sumber alternatif pendanaan pendidikan.

 

  1. Senat merupakan  organ  yang  menjalankan  fungsi  pemberian  pertimbangan,  persetujuan,  dan/atau  rekomendasi  kepada  Ketua,  serta  pengawasan di bidang akademik.
  2. Anggota Senat berjumlah 7 orang, terdiri dari 5 orang dosen senior, Guru Besar atau Dosen memiliki jabatan akademik, 2 orang perwakilan dari dosen.
  3. Senat mempunyai tugas dan wewenang:
    1. memberikan pertimbangan kepada Ketua mengenai:
      1. rancangan perubahan  statuta  dan/atau  peraturan  kepegawaian  yang diusulkan Ketua;
      2. rancangan kebijakan,  peraturan,  dan standar operasional  akademik  dan nonakademik;
      3. rancangan rencana  induk  pengembangan,  rencana  strategis,  rencana  kerja; dan anggaran semester;
      4. rancangan kurikulum;
      5. rencana pengembangan  dan  pengadaan  sarana  dan  prasarana  yang  diusulkan Ketua;
      6. persyaratan akademik  untuk  pembukaan,  perubahan,  dan  penutupan Jurusan dan/atau Program Studi;
    2. memberikan persetujuan kepada Ketua mengenai:
      1. rancangan ketentuan   mengenai   kebebasan   akademik,   kebebasan mimbar akademik, dan otonomi keilmuan;
      2. usulan kenaikan pangkat/golongan dan jabatan fungsional Dosen; dan
      3. rancangan kode etik.
    3. memberikan rekomendasi kepada Ketua mengenai:
      1. sanksi terhadap  pelanggaran  kode  etik  dan  peraturan  akademik  oleh Sivitas Akademika; dan
      2. pemberian tanda penghargaan.
    4. melakukan pengawasan terhadap Ketua dan/atau Sivitas Akademika atas:
      1. pelaksanaan kebebasan  akademik,  kebebasan  mimbar  akademik,  dan otonomi keilmuan;
      2. pelaksanaan kode etik dan peraturan akademik;
      3. pelaksanaan kegiatan akademik;
      4. kebijakan dan penerapan kebijakan akademik;
      5. kebijakan dan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan tinggi;
      6. pencapaian proses  penyelenggaraan  tridharma perguruan  tinggi  dengan mengacu pada tolok ukur yang ditetapkan dalam rencana strategis;
    5. memilih dan  melaksanakan  pemilihan  Ketua  dengan  mengikuti  ketentuan yang berlaku.
  4. Pertimbangan dan/atau persetujuan kepada Ketua diberikan selambat-lambatnya 10 (sepuluh)  hari  kerja  sejak  diajukannya  permintaan  pertimbangan  dan/atau persetujuan oleh Ketua.
  5. Dalam hal Senat  tidak  mampu memberikan pertimbangan dan/atau  persetujuan kepada  Ketua selambat-lambatnya  10 (sepuluh) hari  kerja sebagaimana dimaksud  pada ayat 3  (tiga), maka  dianggap Ketua telah mendapatkan  pertimbangan dan/atau  persetujuan dari Senat.
  1. STIE Dahani Dahanai melakukan sistem penjaminan mutu internal secara konsisten dan berkelanjutan sebagai pertanggungjawaban kepada pemangku kepentingan.
  2. Tujuan sistem penjaminan mutu internal STIE Dahani Dahanai:
    1. menjamin setiap  layanan  akademik  kepada  Mahasiswa  dilakukan  sesuai standar;
    2. mewujudkan transparansi  dan  akuntabilitas  kepada  masyarakat  khususnya orang   tua/wali   Mahasiswa  tentang   penyelenggaraan   pendidikan   sesuai dengan standar; dan
    3. mendorong semua pihak/unit  di  STIE Dahani Dahanai     untuk  bekerja  mencapai tujuan  dengan  berpatokan pada  standar dan secara berkelanjutan berupaya meningkatkan mutu.
  3. Sistem penjaminan   mutu  internal   STIE Dahani Dahanai   dilaksanakan   dengan berpedoman pada prinsip:
    1. berorientasi kepada pemangku kepentingan internal dan eksternal;
    2. mengutamakan kebenaran;
    3. tanggung jawab sosial;
    4. pengembangan kompetensi personal;
    5. partisipatif dan kolegial;
    6. keseragaman metode; dan
    7. inovasi, belajar, dan perbaikan secara berkelanjutan.
  4. Ruang lingkup  sistem  penjaminan  mutu  internal  STIE Dahani Dahanai   terdiri  atas pengembangan dan pelaksanaan standar mutu dan audit di bidang:
    1. pendidikan;
    2. penelitian;
    3. pengabdian kepada masyarakat;
    4. kemahasiswaan;
    5. administrasi umum.
  5. Ketentuan lebih lanjut mengenai sistem penjaminan mutu internal dan  mekanisme penerapannya diatur dengan Peraturan Ketua.
  1. Ketua menjalankan fungsi pengelolaan STIE Dahani Dahanai dan penanggung jawab tertinggi dalam pelaksanaan  tridharma Perguruan Tinggi  serta  seluruh  kegiatan penunjang dan pendukung lainnya di STIE Dahani Dahanai.
  2. Ketua menjalankan otonomi dalam bidang akademik dan tata kelola.
  3. Dalam menjalankan fungsi pengelolaan  STIE Dahani Dahanai di  bidang  akademik , tata kelola, Keuangan dan sumber daya, Ketua dibantu oleh unsur:
  4. wakil Ketua yang merupakan unsur pimpinan;
  5. pelaksana akademik di bawah Jurusan;
  6. penunjang akademik;
  7. pelaksana administrasi;
  8. satuan penjaminan mutu;
  9. unsur pengembang dan pelaksana tugas strategis; dan
  10. unsur lain yang diperlukan.
  11. Ketentuan lebih   lanjut   mengenai   nomenklatur,   pemberdayaan   tugas   dan wewenang, pembentukan, penyelenggaraan, perubahan, dan penutupan unsur dibawah  ketua  dan/atau  struktur  organisasi  dan  tata  kelola  STIE Dahani Dahanai diatur dengan keputusan Ketua.

Ketua mempunyai tugas dan wewenang sebagai berikut:

  1. mengusulkan perubahan Statuta dan/atau peraturan kepegawaian;
  2. menetapkan kebijakan,  peraturan,  dan  standar  operasional  akademik  dan nonakademik;
  3. menetapkan rencana induk pengembangan, rencana strategis, rencana kerja, dan anggaran semester;
  4. mengelola pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat;
  5. menetapkan kurikulum;
  6. menetapkan kode etik;
  7. mendirikan dan/atau membubarkan Jurusan dan/atau Program Studi;
  8. mengangkat dan memberhentikan pejabat struktural di bawah Ketua dengan Surat Keputusan;
  9. menunjuk pelaksana tugas pejabat struktural di bawah Ketua;
  10. menetapkan promosi, mutasi, dan demosi pegawai secara struktural;
  11. menjatuhkan sanksi  bagi  Sivitas  Akademika  dan  pegawai  yang  melanggar kode etik, dan/atau peraturan;
  12. mengusulkan penerimaan, pengangkatan, dan pemberhentian pegawai;
  13. mengusulkan pangkat/golongan pegawai;
  14. mengusulkan pangkat/golongan  dan/atau  jabatan  fungsional  Dosen  berdasarkan ketentuan angka kredit yang ditetapkan Kementrian;
  15. mengusulkan gaji,  tunjangan,  honorarium,  bonus,  dan  imbal  prestasi  bagi pegawai;
  16. membina dan mengembangkan karier dosen dan pegawai;
  17. mengusulkan pengembangan dan pengadaan sarana dan prasarana;
  18. menetapkan pemberian tanda penghargaan;
  19. membina dan   mengembangkan   hubungan   baik   dengan   lingkungan, masyarakat, dan alumni;
  20. menyampaikan pertanggungjawaban kinerja dan keuangan kepada Yayasan; dan
  21. melaksanakan kewenangan dan/atau peraturan lain yang ditetapkan dengan  keputusan Yayasan.
  1. Wakil Ketua bidang akademik mempunyai tugas:
  2. mengkoordinasikan kegiatan akademik di lingkungan STIE Dahani Dahanai;
  3. merencanakan, mengawasi,  dan  mengembangkan  pendidikan,  penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, serta pelayanan kepada mahasiswa;
  4. membina dan meningkatkan kualitas dosen;
  5. mempersiapkan pembukaan Program Studi  baru di  lingkungan STIE Dahani Dahanai;
  6. mengelola data dan informasi di bidang pendidikan, penelitian, dan  pengabdian kepada masyarakat; dan
  7. merencanakan dan   mengelola   pendayagunaan   sarana   dan   prasarana  akademik  secara  optimal,  efisien,  dan  efektif  bersama  pembantu  Ketua bidang administrasi umum dan keuangan.

Wakil Ketua bidang administrasi umum dan keuangan mempunyai tugas:

    1. mengkoordinasikan kegiatan administrasi umum dan keuangan di lingkungan STIE Dahani Dahanai;
    2. melakukan perencanaan, pemanfaatan,  pengawasan,  dan  pembinaan pegawai nondosen;
    3. merencanakan, mengelola, dan mengawasi pelaksanaan keuangan;
    4. menyusun rencana kebutuhan keuangan setiap bulan;
    5. menandatangan rencana anggaran keuangan setuap bulan bersama kepala bagian keuangan;
    6. membuat laporan pertanggungjawaban keuangan setiap bulan;
    7. menendatangan laporan pertanggungjawaban keuangan bersama kepala bagian keuangan;
    8. merencanakan, mengelola,  dan  mengawasi  pemanfaatan  sarana  dan  prasarana;
    9. merencanakan, mengelola, dan mengawasi pelaksanaan administrasi  umum dan administrasi kepegawaian;
    10. merencanakan, mengelola,  dan  mengawasi  pelaksanaan  kerumahtanggaan dan pemeliharaan ketertiban, kebersihan, keindahan, dan keamanan; dan
    11. mengelola data dan informasi di bidang keuangan dan administrasi umum.
  1. Pengelolaan Keuangan sesuai dengan Peraturan Yayasan Nomor : 06/PP/YPP-DD/V/2020 tentang Pedoman Standar Pengelolaan Keuangan STIE Dahani Dahanai.

Wakil Ketua bidang kemahasiswaan dan alumni mempunyai tugas:

  1. mengkoordinasikan kegiatan ekstrakulikuler mahasiswa di lingkungan STIE Dahani Dahanai;
  2. merencanakan, mengelola, membina, dan mengawasi pelaksanaan kegiatan kemahasiswaan dan ekstrakurikuler;
  3. membina organisasi   kemahasiswaan   untuk   mengembangkan  wawasan,  kepribadian, karakter, soft skill, dan kesejahteraan mahasiswa.
  4. merencanakan, mengelola, membina,  dan  mengawasi pelaksanaan program beasiswa,   kewirausahaan,   dan   kreatifitas   mahasiswa,   serta   kegiatan pengabdian masyarakat oleh mahasiswa;
  5. mengelola data dan informasi di bidang kemahasiswaan dan alumni;
  6. merencanakan, mengkoordinasikan,  mengelola,  dan  mengawasi   kegiatan pemberitaan,   kehumasan,   promosi,   dan   kerja   sama,   serta   kegiatan  penerimaan dan pengenalan kampus bagi mahasiswa baru.
  7.  Administrasi

Jurusan mempunyai tugas merencanakan, mengkoordinasikan,  menyelenggarakan, dan mengawasi kegiatan pendidikan dan pembinaan dosen dan mahasiswa.

  1. Program studi  mempunyai  tugas  membantu  Jurusan  dalam  pelaksanaan  dan pengembangan pendidikan, yakni:
  2. melaksanakan proses belajar mengajar;
  3. mengevaluasi dan mengembangkan kurikulum dan silabus;
  4. melakukan evaluasi dan supervisi proses pembelajaran; dan
  5. melaporkan hasil proses pembelajaran kepada ketua Jurusan.
  6. Kelompok dosen   mempunyai   tugas   melakukan   koordinasi   dosen   dalam kelompok keahlian tertentu.
  7. Kelompok dosen  sesuai  bidang  keahlian  sebagaimana  dimaksud  ayat  3  (tiga) ditetapkan dengan keputusan Ketua atas usul ketua Jurusan.
Gulir ke Atas